Jakarta Govt Targets Solar Energy Utilization at 31 Public Facilities

Government
Technology
Regional
Government
Education
Economy
Campaign

TEMPO.COJakarta – The Jakarta provincial government is aiming for the use of solar energy at 31 public facilities in the capital city in a bid to support energy efficiency and eco-friendliness in 2023.

“Five of these public facilities are schools in Jakarta’s five regions,” stated Head of the Jakarta Manpower, Transmigration, and Energy Office Andri Yansyah on Wednesday.

Yansyah remarked that 10 schools will utilize solar energy, with two schools each in West Jakarta, Central Jakarta, North Jakarta, East Jakarta, and South Jakarta.

Solar panels in these schools are estimated to produce electricity, with a capacity of around 20 kilowatts per hour.

In addition to schools, 21 other public facilities will use solar energy.

These comprise 12 public health centers (puskesmas), three sub-district offices, three sports arenas, and three regional apparatus work unit buildings, with a total capacity reaching 55 kilowatts per hour.

The use of solar energy in 2023 is a form of expansion of the Jakarta provincial government’s support for eco-friendly energy.

Yansyah remarked that during the 2010-2019 period, the Jakarta provincial government had already conduct solar energy development at 10 locations, including in schools, Jakarta City Hall’s Blok G, and the Jakarta Fire Mitigation and Rescue Office Building.

In 2019, solar panels were constructed in 92 schools, and thereafter in 2021, they were installed at four locations in conjunction with the school renovation undertaken by the Jakarta Education Office.

Meanwhile, in 2022, solar panels were installed at 30 locations, with 13 of them located in schools.

To this day, the Jakarta provincial government has already conducted solar energy installations of 3.2-megawatt capacity at 136 locations.

Meanwhile, according to data from state-owned enterprise Perusahaan Listrik Negara (PLN) gathered by Jakarta Statistics Indonesia (BPS), the number of electric consumers in 2021 had reached 4.9 million.

This figure is an increase as compared to 4.7 million recorded in 2020.

Bagikan halaman ini

Berita Terkait

Eduwara
Education
Eduwara.com, BLORA – Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Vokasi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), bekerja sama dengan Pemerintah Konfederasi Swiss melalui proyek Renewable Energy Skills Development (RESD) menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Advance Maintenance, Commissioning, Fault Finding, Trouble Shooting of Solar PV and SCADA. Diklat yang diselenggarakan di PEM Akamigas pada 29 Januari-9 Februari 2024 ini merupakan lanjutan dari diklat yang sama yang diselenggarakan di Bali pada 8-9 Januari 2024. Materi ToT meliputi ToT: Basic Maintenance, Commissioning, Fault Finding, Trouble Shooting of Solar PV and SCADA. Kemudian, ToT: Advance Maintenance, Commissioning, Fault...
CNBC
Government
Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sudah menyetujui revisi Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 26 tahun 2021 tentang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap yang Terhubung pada Jaringan Tenaga Listrik Pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik untuk Kepentingan Umum Direktur Aneka Energi Baru Terbarukan (EBT) Ditjen EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Andriah Feby Misna mengatakan bahwa aturan tersebut sudah disetujui oleh Jokowi sejak awal Januari 2024. “Sudah di-approve Presiden (Jokowi), sudah ditandatangani Pak Menteri (ESDM Arifin Tasrif) sekarang tinggal proses perundangan saja,” ujar Feby saat ditemui di Kantor...
Poliupg
Education
Denpasar, Bali, 19 Januari 2024 — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi bekerja sama dengan Swiss State Secretariat for Economic Affairs SECO, berhasil menyelenggarakan pelatihan dosen dari lima politeknik negeri dengan fokus pada “Solar Fotovoltaik dan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA): Pemeliharaan, Commissioning, Fault Finding, dan Troubleshooting.” Pelatihan berlangsung sejak 8 hingga 19 Januari 2024, bertujuan memperkuat implementasi program Diploma 4 Spesialisasi 1 Tahun Energi Terbarukan yang diluncurkan sejak tahun ajaran 2022/2023 lalu. Seri pelatihan dua minggu ini merupakan bagian dari upaya penguatan kompetensi dosen di bawah kerangka kerja sama Indonesia-Swiss melalui proyek...

Jelajahi peluang karir di Indonesia atau temukan bakat luar biasa di sektor energi terbarukan

Portal ini bertujuan mempertemukan pencari kerja dan penyedia kerja di sektor energi terbarukan. Temukan pekerjaan impian atau cari pekerja yang tepat untuk perusahaan Anda dengan mudah dan cepat. Bergabunglah sekarang!