
Sumber: katadata.co.id
Guna mendorong capaian target 23% bauran EBT, Kementerian ESDM memiliki target agar pemasangan PLTS Atap bisa terpasang dengan kapasitas hingga 3,6 gigawatt (GW) secara bertahap hingga 2025. Pada 10 Februari 2022, Kementerian ESDM bekerjasama dengan United Nations Development Program (UNDP) meluncurkan program Hibah Sustainable Energy Fund (SEF) untuk insentif Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap senilai US$ 8 juta atau setara Rp 114,4 miliar guna memberikan insentif kepada 1.300 pelanggan PT PLN (Persero) yang berminat untuk memasang PLTS Atap. Pemberian insentif ini berlaku pada tahun 2022 saja dan berlaku bagi pelanggan PLN yang baru memasang PLTS Atap dan belum beroperasi atau memasang net-metering per 1 Desember 2021.