Learning Hub
Energi Air
- Terakhir diupdate: 3 September 2024
Gambaran Umum ๐ง
Apa itu energi airโ
๐ง Energi Air atauย Hydropowerย merupakan energi yang dihasilkan oleh pergerakan air yang memutar turbin. Hydropower paling sering digunakan di Indonesia dengan memanfaatkan aliran air sungai.
Potensi โก๏ธ
๐ฆ Potensi hydropower di Indonesia adalah 19.385 MW dengan kapasitas terpasang hingga tahun 2022 adalah 6,699 MW. Total kapasitas terpasang saat ini menjadikan energi air sebagai penyumbang bauran energi terbarukan terbesar di Indonesia.ย
Teknologi ๐
๐ง Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dihasilkan dari energi potensial air yang diubah menjadi energi mekanik oleh turbin dan energi tersebut yang selanjutnya diubah untuk menjadi energi listrik oleh generator dengan memanfaatkan ketinggian dan kecepatan air.
โก๏ธ Berdasarkan daya listrik yang dihasilkan, pembangkit listrik tenaga air dibedakan menjadi:ย
- pico hydro yang menghasilkan 5 kW;
- micro hydro yang menghasilkan 5-100 kW;
- mini hydroย yang menghasilkan daya di atas 100 kW, namun tetap di bawah 1 MW; dan
- large hydro/ bendungan/damย dengan daya yang dihasilkan sebesar lebih dari 100 MW.
Perkembangan Terbaru ๐
Target ๐ฏ
๐ง Pembangkit tenaga air (PLTA) memiliki target paling tinggi dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL). Pada RUPTL PLN tahun 2021-2030, porsi target tenaga air mencapai 44% dari total rencana pembangkit energi terbarukan hingga 2030.
๐ค Dalam mencapai target tersebut, PLN akan memanfaatkan bendungan milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR). Kemen PUPR akan membangun bendungannya dan PLN yang akan membangun pembangkit listriknya.ย
๐ฆ Total perencanaan pembangunan PLTA dengan pemanfaatan bendungan ada di 60 titik se-Indonesia, atau setara dengan kapasitas pembangkit 377,1 MW.
Keuntungan ๐
๐๏ธDibandingkan dengan sumber energi terbarukan lainnya, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) merupakan sumber energi yang ekonomis, efisien, dan mudah perawatannya.ย
๐ฐ Nilai investasi pembuatan PLTMH, untuk rata-rata penerangan sebuah desa selama 24 jam, memerlukan biaya sebesar Rp 20 juta sampai Rp 30 juta per 1.000 watt. Biaya ini dikeluarkan hanya sekali, dapat dikumpulkan secara swadaya oleh masyarakat.
Cara Kerja โ๏ธ
๐๏ธ Yang terpenting adalah PLTMH dibangun di daerah yang memiliki ketersediaan aliran air yang konstan dalam ukuran debit tertentu. Ukuran debit air akan menentukan besarnya energi yang dihasilkan.ย
โก๏ธ Lalu, sistem PLTMH membutuhkan turbin untuk memutar kumparan dinamo listrik, dinamo untuk mengubah energi yang dihasilkan oleh putaran turbin menjadi listrik, dan jaringan listrik untuk menyalurkan listrik dari instalasi PLTMH ke konsumen.ย
Potensi โก๏ธ
๐ PLTMH tidak menggunakan bahan bakar minyak sama sekali sehingga tidak menghasilkan gas buang. Penerapan PLTMH dapat menjadi bagian dari upaya pemanfaatan potensi lokal, peningkatan produktifitas dan ekonomi masyarakat, serta mengurangi emisi karbon dan laju perubahan iklim.ย
โป๏ธ PLTMH bisa menjadi sumber energi bersih bagi desa-desa terpencil di Indonesia yang belum terjangkau akses penerangan dari PLN selama 24 jam.
Cerita Baik ๐
Desa Kamanggih ๐
๐ Contohnya, Desa Kamanggih di Kecamatan Kahaungu Eti, Kabupaten Sumba Timur, yang memanfaatkan listrik yang bersumber dari aliran sungai menggunakan mikrohidro.ย โ๏ธ Bersama masyarakat desa, IBEKA membuat proposal pengajuan dana pembangunan mikrohidro kepada lembaga donor digawangi oleh putra daerah setempat, yaitu Umbu Hinggu Panjanji.ย ๐ Pada 2011 akhirnya PLTMH dibangun di Mbakuhau dengan kapasitas 37 kW yang dipakai untuk penerangan sekitar 100 rumah dan fasilitas umum (Puskesmas, kantor polisi sektor, sekolah, dan beberapa menara BTS milik perusahaan telekomunikasi).
โก Dalam pengelolaannya, PLTMH Mbakuhau dikelola oleh Koperasi Jasa Peduli Kasih dan didanai dengan iuran masyarakat sebesar Rp 20.000. Penetapan harga dihitung berdasarkan kebutuhan untuk biaya operasional dan juga penyusutan alat.ย
๐ค Setelah hampir satu tahun berjalan, PLN melihat potensi yang baik pada PLTMH ini sehingga Koperasi Jasa Peduli Kasih memiliki kesepakatan berupa Nota Kesepahaman dengan PLN untuk menjual listriknya dengan harga Rp 475 per kWh.ย
๐ Selain itu, desa juga mendapatkan keuntungan lain dari kerja sama ini berupa pembukaan jaringan listrik sejauh 5 km, 110 pelanggan warga desa didaftarkan untuk mendapat listrik secara gratis, dua orang operator PLTMH direkrut menjadi karyawan PLN, dan bila PLTMH tidak dapat beroperasi karena debit air kurang maka PLN akan menghidupkan generator tambahan.
Referensi
- Rencana Umum Energi Nasional
- Laporan Kinerja Ditjen EBTKE 2020 – esdm.go.id
- Koaksi Indonesia – coaction.id
- Perkembangan Terbaru (paragraf 2) – ditjenppi.menlhk.go.id
- Asa Kamanggih menuju Desa Mandiri Energi dan Mandiri Pangan. Seperti Apa? – mongabay.co.id
- Cerita baik – mongabay.co.id


