Dukung Bursa Karbon, ASN KESDM Belajar Pasar Karbon dari Ahli Swiss

Education

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

NOMOR: 472.Pers/04/SJI/2023

Tanggal: 7 Oktober 2023

Dukung Bursa Karbon, ASN KESDM Belajar Pasar Karbon dari Ahli Swiss

Perdagangan karbon merupakan cara berbasis pasar untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dengan menjual unit karbon. Skema perdagangan karbon bisa memotivasi perusahaan/entitas proyek hijau untuk mengurangi emisi karbon agar bisa menjual lebih banyak kredit karbon. Sebaliknya, penghasil emisi juga termotivasi untuk bertransisi ke energi atau teknologi hijau untuk mengurangi pembelian kredit karbon.

Melalui Proyek Renewable Energy Skills Development, Pemerintah melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) dan Swiss State Secretariat for Economic Affairs SECO memberikan pelatihan Pasar Karbon dan Pengembangan Proyek Karbon Sektor Energi kepada 20 ASN Kementerian ESDM.

“Pelatihan teknis pasar karbon ini sangat penting guna mendukung kemampuan Kementerian ESDM dalam memimpin transisi energi Indonesia melalui pengembangan dan pelaksanaan proyek-proyek karbon inovatif di sektor energi yang mendukung pencapaian Nationally Determined Contribution (NDC) sekaligus meningkatkan keamanan energi dan ketangguhan ekonomi Indonesia,” ujar Kepala PPSDM KEBTKE A. Susetyo Edi Prabowo saat membuka pelatihan secara offline di PPSDM KEBTKE, Jakarta, Rabu (4/10).

Pelatihan ini sendiri merupakan upaya meningkatkan kompetensi para aparatur melalui melalui pelatihan yang difasilitasi oleh tenaga ahli karbon yang berasal dari Swiss. Swiss sendiri memiliki pengalaman yang luas dan merupakan salah satu negara terdepan dalam penggunaan perdagangan karbon sebagai suatu instrumen untuk mencapai sasaran penurunan gas rumah kaca sesuai dengan komitmen Perjanjian Paris.

“Proyek Renewable Energy Skills Development (RESD) sebagai kerja sama antara Pemerintah Swiss dan Pemerintah Indonesia berharap agar pelatihan ini dapat mendukung upaya Indonesia khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam mengawal dan mengembangkan proyek-proyek karbon di sektor energi sehingga mendorong penurunan emisi gas rumah kaca dan pencapaian Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia,” kata Martin Stottele, selaku Team Leader RESD.

RESD sendiri merupakan kerja sama pembangunan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Swiss yang bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten di bidang perencanaan, desain, pembangunan dan pemasangan, inspeksi dan commissioning, supervisi, pengoperasian dan pemeliharaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), pembangkit listrik hybrid surya diesel, dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Peserta berasal dari BPSDM ESDM, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, dan Direktorat Jenderal EBTKE. Dengan materi pelatihan mencakup Dasar-Dasar dan Tren Pasar Karbon, Siklus Pengembangan Proyek Karbon di Sektor Energi, Perjanjian Paris dan Artikel 6, Peran Kementerian ESDM dalam Fasilitasi Akses Pasar Karbon Indonesia. (SA/RD)

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama

Agung Pribadi (08112213555)

Bagikan halaman ini

Berita Terkait

CNBC
Government
Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan Keputusan Dirjen Ketenagalistrikan Nomor 279.k/TL.03/DJL.2/2024 tentang Kuota Pengembangan Sistem PLTS Atap PLN Tahun 2024-2028. Hal ini terungkap atas surat Dirjen Ketenagalistirkan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu kepada Dirut PLN Darmawan Prasodjo pada 27 Mei 2024 yang diterima CNBC Indonesia, Selasa (4/6/2024). Berikut ketentuan aturannya: Dalam diktum kesatu aturan anyar ini memutuskan untuk, menetapkan kuota pengembangan sistem PLTS Atap PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Tahun 2024 sampai dengan Tahun 2028 yang selanjutnya disebut Kuota PLTS Atap PLN 2024 s/d 2028 sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak...
Eduwara
Education
Eduwara.com, BLORA – Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Vokasi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), bekerja sama dengan Pemerintah Konfederasi Swiss melalui proyek Renewable Energy Skills Development (RESD) menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Advance Maintenance, Commissioning, Fault Finding, Trouble Shooting of Solar PV and SCADA. Diklat yang diselenggarakan di PEM Akamigas pada 29 Januari-9 Februari 2024 ini merupakan lanjutan dari diklat yang sama yang diselenggarakan di Bali pada 8-9 Januari 2024. Materi ToT meliputi ToT: Basic Maintenance, Commissioning, Fault Finding, Trouble Shooting of Solar PV and SCADA. Kemudian, ToT: Advance Maintenance, Commissioning, Fault...
CNBC
Government
Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sudah menyetujui revisi Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 26 tahun 2021 tentang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap yang Terhubung pada Jaringan Tenaga Listrik Pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik untuk Kepentingan Umum Direktur Aneka Energi Baru Terbarukan (EBT) Ditjen EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Andriah Feby Misna mengatakan bahwa aturan tersebut sudah disetujui oleh Jokowi sejak awal Januari 2024. “Sudah di-approve Presiden (Jokowi), sudah ditandatangani Pak Menteri (ESDM Arifin Tasrif) sekarang tinggal proses perundangan saja,” ujar Feby saat ditemui di Kantor...

Halo! Melalui REI, kamu bisa belajar, akselerasi karir, dan temukan talenta terbaik di energi terbarukan⚡

Yuk, pilih yang ingin kamu dalami 👇