Dorong Transisi Energi, PLN IP Hadirkan PLTS untuk Keramba Nelayan

Economy

Jakarta, IDN Times – PLN Indonesia Power (PLN IP), melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Grati, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih dan pembangunan berkelanjutan.

Salah satu inisiatif terbarunya diwujudkan melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 2.000 watt peak (Wp) di keramba milik nelayan di Danau Ranu, Desa Ranuklindungan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

1. PLTS dukung produktivitas nelayan

plhs nusa penida (1).png

PLN Indonesia Power Dukung Bali Mandiri Energi untuk Pariwisata Berkelanjutan. (Dok/Istimewa).

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menegaskan inisiatif ini merupakan bagian dari strategi elektrifikasi inklusif perusahaan yang menyasar sektor-sektor produktif masyarakat.

“Kami percaya bahwa transisi energi bukan semata persoalan teknologi, melainkan juga tentang keadilan energi. Melalui pemanfaatan PLTS untuk mendukung produktivitas nelayan, kami ingin memastikan manfaat energi bersih dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil di sektor perikanan,” ujar Bernadus dalam keterangannya, Senin (28/7/2025).

2. PLTS digunakan untuk jaga kadar oksigen

WhatsApp Image 2025-06-13 at 08.57.24.jpeg

PLN Indonesia Power Raih Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2025. (Dok/Istimewa).

Ia menjelaskan PLTS dimanfaatkan untuk mengoperasikan aerator, yakni alat yang menjaga kadar oksigen dalam air guna menunjang pertumbuhan ikan dalam keramba.

Keberadaan listrik dari tenaga surya menggantikan penggunaan genset berbahan bakar minyak, sehingga lebih ramah lingkungan dan hemat biaya operasional.

3. Elektrifikasi berbasis energi terbarukan bisa diterapkan hingga sektor perikanan terkecil

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Apung PLN Indonesia Power (IP) Semarang POMU. (dok. PLN IP)

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Apung PLN Indonesia Power (IP) Semarang POMU. (dok. PLN IP)

Senior Manajer PLN Indonesia Power UBP Grati, Erwin Andy Herlambang, menambahkan program ini merupakan bentuk kontribusi nyata perusahaan bagi masyarakat sekitar.

“Pemasangan PLTS ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan sinergi dengan masyarakat. Kami ingin membantu nelayan meningkatkan produktivitas tanpa membebani lingkungan,” katanya.

Melalui program ini, PLN Indonesia Power membuktikan bahwa elektrifikasi berbasis energi terbarukan dapat diterapkan hingga ke sektor perikanan skala kecil, serta membawa dampak positif bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Bagikan halaman ini
Sumber terkait

Berita Terkait

Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Swiss merampungkan rangkaian serah terima hibah peralatan Laboratorium Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) kepada tujuh institusi pendidikan dan pelatihan vokasi melalui Proyek Renewable Energy Skills Development (RESD). Proyek yang merupakan bentuk kerja sama antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) dengan Swiss State Secretariat for Economic Affairs SECO, serta melibatkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dan Kementerian Ketenagakerjaan ini, kini menjangkau 10 politeknik dan 8 BPVP di seluruh Indonesia pada Fase II yang berjalan sejak Oktober 2025 hingga akhir 2028. Rangkaian serah terima peralatan laboratorium PLTS dimulai pada 13...
Jakarta, 21 Januari 2026 – Dalam rangka mendukung pencapaian target Net-Zero Emission 2060 dan percepatan transisi energi nasional, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Swiss kembali mempertegas komitmen bersama dalam pengembangan sumber daya manusia sektor energi terbarukan melalui peluncuran Renewable Energy Skills Development (RESD) Fase 2. Peluncuran program kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang ditandatangani antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) dan Swiss State Secretariat for Economic Affairs (SECO) pada 2 Oktober 2025, yang disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Swiss & Federal Councillor Guy Parmelin, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral...
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) menyelenggarakan Rapat Komite Pengarah Proyek Renewable Energy Skills Development (RESD) pada 11 September 2025, berlokasi di Ruang Sasaringan, Gedung BPSDM ESDM. Pertemuan ini bertujuan untuk meninjau pencapaian program RESD Fase 1 yang telah berlangsung sejak Desember 2020 hingga Juli 2025, memaparkan hasil evaluasi proyek, dan menyepakati rencana pengembangan program untuk fase kedua. Forum ini sekaligus menjadi wadah koordinasi strategis antar kementerian dan lembaga terkait, khususnya dalam hal pengembangan tenaga kerja yang kompeten dalam rangka mendukung transisi energi di Indonesia menuju energi  bersih dan ramah lingkungan.   Rapat Komite...

Halo! Melalui REI, kamu bisa belajar, akselerasi karir, dan temukan talenta terbaik di energi terbarukan⚡

Yuk, pilih yang ingin kamu dalami 👇