Delegasi Indonesia Unggul Worldskills ASEAN ke-13

Education

DELEGASI Indonesia menjadi juara umum dalam perhelatan Worldskills ASEAN ke-13 2023 di Singapura. Prestasi itu membuktikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) negeri ini tidak kalah dari negara-negara lain.

“Capaian ini menunjukkan bahwa pembangunan SDM Indonesia sudah berada di jalur yang benar, serta membuktikan bahwa Indonesia kualitas SDM-nya tidak kalah bersaing dengan negara-negara lain,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah saat acara Penyambutan dan Apresiasi Delegasi RI 13th Worldskills ASEAN Singapore, di Jakarta, Sabtu (29/7).

Perhelatan Worldskills ASEAN ke-13 di Singapura merupakan ajang kompetisi bagi talenta-talenta muda dari negara-negara ASEAN.

Para kompetitor atau peserta dari Indonesia mempersiapkan kemampuan untuk berkompetisi pada ajang ini selama sembilan bulan dan memberikan hasil yang sangat memuaskan.

Tercatat pada ajang ini Indonesia memperoleh 27 medali dengan rincian 14 medali emas, 8 medali perak, 3 medali perunggu, dan 2 medallion of excellence (diploma). Dengan hasil tersebut, kata dia, membuat Indonesia menjadi juara umum di Worldskills ASEAN ke-13 2023.

“Pencapaian ini merupakan jerih payah para kompetitor dan usaha para expert yang telah mempersiapkan kompetitor dengan keterampilan terbaik, serta dukungan dari para pimpinan training center dan pihak sponsor,” kata Menaker Ida Fauziyah.

Pencapaian Indonesia tersebut pun seolah menjadi kado Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2023.

“Merupakan kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Pelaksanaannya di negeri orang. Memperoleh nilai tertinggi. Ini hadiah terindah untuk ulang tahun Indonesia yang ke-76 dan hadiah untuk ulang tahun Kemenaker,” kata Ida.

Kompetisi internasional tersebut dapat menjadi pengalaman yang berharga bagi para kompetitor untuk lebih meningkatkan kompetensi mereka.

Baik kompetitor maupun expert dikatakan Menaker akan mendapat insentif dari pemerintah berupa uang tunai, yakni bagi peraih medali emas sebesar Rp25 juta, peraih medali perak Rp20 juta, peraih medali perunggu Rp15 juta, serta peraih medallion of excellence (diploma) Rp12,5 juta.

“Hari ini kami menyerahkan penghargaan kepada delegasi Indonesia pada ajang Worldskills ASEAN ke-13. Penghargaan ini diberikan setelah Indonesia berhasil menjadi juara umum di ajang kompetisi ini, Alhamdulillah,” katanya.

Selain itu, semua kompetitor akan mendapat sertifikat partisipasi dari Singapura sebagai negara penyelenggara acara. Menaker Ida Fauziyah pun berpesan agar di ajang Worldskills ASEAN berikutnya pada 2025, delegasi Indonesia dapat kembali meraih juara umum.

(Z-9)

Bagikan halaman ini

Berita Terkait

Youtube : Undecided with Matt Ferrel
Why China Built the World’s Largest Air Battery Lithium-ion batteries are great for about 4 hours of storage. After that, the price stops making sense. So China built an alternative out of thin air: the worldโ€™s largest compressed air battery, a salt cavern energy storage system with no lithium and no fuel burned to get the power back out. The pitch is that it beats lithium at long-duration energy storage. But run the math on how long it actually lasts, and the answer comes out to 4 hours too, exactly where lithium already wins. So is Chinaโ€™s giant air battery...
Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Swiss merampungkan rangkaian serah terima hibah peralatan Laboratorium Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) kepada tujuh institusi pendidikan dan pelatihan vokasi melalui Proyek Renewable Energy Skills Development (RESD). Proyek yang merupakan bentuk kerja sama antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) dengan Swiss State Secretariat for Economic Affairs SECO, serta melibatkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dan Kementerian Ketenagakerjaan ini, kini menjangkau 10 politeknik dan 8 BPVP di seluruh Indonesia pada Fase II yang berjalan sejak Oktober 2025 hingga akhir 2028. Rangkaian serah terima peralatan laboratorium PLTS dimulai pada 13...
Jakarta, 21 Januari 2026 โ€“ Dalam rangka mendukung pencapaian target Net-Zero Emission 2060 dan percepatan transisi energi nasional, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Swiss kembali mempertegas komitmen bersama dalam pengembangan sumber daya manusia sektor energi terbarukan melalui peluncuran Renewable Energy Skills Development (RESD) Fase 2. Peluncuran program kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang ditandatangani antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) dan Swiss State Secretariat for Economic Affairs (SECO) pada 2 Oktober 2025, yang disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Swiss & Federal Councillor Guy Parmelin, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral...

Halo! Melalui REI, kamu bisa belajar, akselerasi karir, dan temukan talenta terbaik di energi terbarukanโšก

Yuk, pilih yang ingin kamu dalami ๐Ÿ‘‡